Pulau Tidung

setelah lama tidak posting, gw mau coba posting tentang liburan gw kemaren..

i spare it with my best friends..

tujuan liburannya emang udah lama, nyocokin waktu ama anak2nya yang sedikit menjadi kendala. jatuhlah pada tanggal 9-10 Juli 2010 bertepatan dengan hari jumat hingga sabtu. Seperti biasa sebelum memulai perjalanan ada tahapan persiapan, ini yang menentukan sukses ato tidaknya acara liburan nanti. hoho

persiapan pertama ya nentuin tujuan kemana, trus data yang mau ikut siapa aja, berapa lama kita di tempat tersebut, perhitungkan waktunya juga, logistik bila ingin menghemat seperti kita, kalo belum ada yg pernah ke tempat itu mending nanya deh ama yang udah pernah, sekarang kan jaman udah canggih, lewat temen ato via internet bisa buat nanya2 lokasi.

persiapan gw juga ga beda jauh sama yang dijabarkan di atas, gw di bantu oleh debu dan oji buat nyari2 perlengkapan seperti tenda, kompor, gas, juga flysheet. Ohiya, kita disini liburan meminimalisir biaya karena masih dibiayai hidup oleh orang tua jadi kita pake duit tabungan kita ndiri, wajar kalo punya budget minim. Mungkin ini juga bisa menjadi referensi buat teman2 yang punya budget minim trus mau ke Tidung. kurang lebih 100rb udah bisa menikmati keindahannya. rinciannya sekalian gw critain aja ya pengalaman gw.

pertama kita kumpul di pasar rebo, jakarta timur jam 04.30. seperti biasa susahnya bangun pagi jadi kita baru pada ngumpul disana jam 05.30 (ngaret sejam), padahal dikhawatirkan telat nyampe di muara angke trus ketinggalan kapal. Setelah ngumpul anak2 10 orang, kita langsung naik Patas 6 dari pasar rebo menuju daerah Grogol. Daerah grogol kita turun di depan trisakti trus nyambung naik angkot B.01 warna merah sampe ke Muara Angke. Perjalanan dari Pasar Rebo sampe Muara Angke kurang lebih 1 jam. Alhamdulillah kapal masih ada menuju Pulau Tidung, ternyata banyak banget yang mau kesana akhirnya kapal diganti dengan yang lebih besar. sekitar jam 8 kapal berangkat menuju Pulau Tidung. Buat temen2 yang baru lebih baik dateng di Muara Angke jam 6, dikhawatirkan kapal penuh dan bisa ketinggalan, apalagi untuk weekend. Ada lagu yang pas buat mengawali perjalanan kami menuju Pulau Tidung. hahaha

http://indowebster.com/embedvideo.php?u=STEVEN_AND_COCONUT_TREEZ_Horny_Horny&width=645&height=419&fullscreen=0&autoplay=0

menikmati perjalanan, ngeliat kiri kanan yang keliatan cuma biru. birunya air laut. birunya langit. ombak yang berkejaran. putihnya awan. lagu2 iwan fals, steven n coconut treez mendampingi kami di perjalanan. hmm. waw.

nyampe jam setengah 11, kurang lebih 2,5-3 jam nyampe. Sampai kita disana, kita langsung nyari tempat buat pinjem peralatan snorkling. Di Pulau Tidung, Peralatan lengkap dari google, snorkel, fin, lifejacket disewa seharga 35rb/hari. Tapi ditempat gw bisa di keteng, halah, disewa satu persatu. Google dan snorkel yang tergabung jadi masker itu disewakan seharga 15rb sehari, fin juga 15rb, dan life jacket 10rb sehari. Berhubung kita ber10 dan budget minim kita nyewa masker 4 dan lifejacket 2 buat jaga-jaga, kami sewa selama dua hari (jumat-sabtu). Setelah itu nyari persediaan air minum, air 1,5 liter seharga 5 ribu, cukup mahal.beli beberapa untuk minum dan masak.

Saatnya menuju camp di Tidung Kecil, sebelumnya kita akan melewati jembatan kurang lebih 1 kilometer panjangnya. Keindahan Pulau makin terlihat dengan dibuatnya jembatan kayu yang menghubungkan 2 Pulau, Tidung Besar dan Tidung Kecil. Di tengah jembatan ada tempat yang beratap, lumayan untuk beristirahat makan siang dan berteduh di bawah teriknya matahari langsung. Dihimbau untuk membawa sunblock mengantisipasi terbakarnya kulit. Kita makan siang dengan nasi dan mie, tentunya kita yang masak sendiri, bawa beras dari rumah dan mie. snack2 juga wajib bawa untuk mengganjal perut bila belum waktunya makan berat. haha..

Abis perut kenyang, saatnya keliling pulau Tidung Kecil. kita lewat pinggiran pulonya, nginjek pasir yang agak putih agak coklat. bingung dah. Sekalian cari camp buat bikin tenda (menghemat biaya penginapan yang harga per malam 200-400rb) lumayan kan tuh. Udah dapet tempat kita snorkling 4 masker, dan 2 kacamata renang yang dibawa juga dari rumah. Buat hanum yang belum mau berenang gara2 bad mood ketauan titip absen di kampus, sabar ya, jangan ditiru ama anak2 yang lain. okee. Tapi akhirnya si munah ini bisa melanjutkan liburan yang nanggung atas dukungan dari bang yop dan debu. hoho. menikmati sunset juga enak nih sore2 sambil poto2 (jangan lupa dokumentasiin pengalaman berharga, belum tentu balik lagi soalnya)

Matahari terbenam, tandanya hari sudah malam, ikan bobo, lho??. Hari gelap dan bapak debu dan oji tugas buat api, yang lain buat tenda, dan bapak komenk ma gw masak nasi. *Catatan : Pembagian tugas sangat penting dalam situasi seperti ini, anak rantauπŸ™‚ . After that, hoho, we’re eating rice and noodles together, ini dia yang jadi nilai tambah, makan bareng, di rumah aja jarang bgt makan bareng. kali ini sepiring ber5. hahha. *Catatan : Berbagi kepada orang lain memiliki nilai kepuasan tidak ada batas, apalagi orang tersebut mengucapkan terima kasih, mantab hati ini. Selagi kita bisa memberi, tidak ada ruginya untuk memberi karena suatu hari kita mungkin tidak bisa memberi lagi. wooo..

Malam di pantai, mp3 yang diiringi suara ombak, latar bintang menjadi fenomena indah yang kami saksikan. terlihat cahaya lampu yang berbayang di air. keren banget. tidak lupa, kamu ga sendirian dari tipe x.

kita lanjut, setelah menghabiskan malam dengan tidur yang minim, karena sayang banget jauh2 kesini cuma buat tidur. kata2 itu gw denger dari bang david, orang cijantung, dulu ketemu di pulau panggang, semoga bisa ketemu lagi bang.

untuk menyambut sang mentari pagi, kita stel lagu Imanez-Anak Pantai

canda tawa mengawali hari ini, cerita lucu, ada kucing yang terkail mulutnya oleh pancingan dean. akhirnya anak2 berubah menjadi dokter hewan. kesian juga kalo selamanya kail itu nancep di mulutnya. jadi gaul gitu kucingnya ada piercingan, hahah.

anak pantai banget dah pokoknya, pagi2 udah di pantai, nyebur lagi dahh, kita jalan2 melihat dunia bawah air. kali ini hanum ikut nyelem, tapi anne ga, lagi alergi kumat dia. Dean-Haris-Billy mancing, gw ma yang lain nyorkel (halah maksa). Bang Yop jaga tenda, hehe, kesian ama tuh. Biarlah diajak renang kagak mau, ya resiko.

udah jam 10 kita makan terus beres2. Kali ini makanan sedikit spesial, beras dan mie dihabiskan dari stok trus dapet kepiting ama ikan, BAKARRR!! maknyus dah pagi ini. *Catatan : bawa pancingan dan kartu untuk menambah kegiatan djalan-djalan. Mbah Debu berkata ” Piling gw, kapalnya jam 11 cabutnya”. Kita smua ga terlalu percaya ama perkataannya, yang dipercaya adalah fakta sebelumnya kapal berangkat jam 1 dari Tidung. Okeee. sekarang waktunya ganti baju dan beres untuk balik. *Catatan : JAGA KEBERSIHAN, hal simpel ini biasanya dilupakan. Keindahan pantai-laut itu milik umum jadi jangan dirusak, dicemari, dan dikotori ya sob. Tidung Kecil emang ga ada tempat sampah, bukan berarti itu dijadikan alasan untuk membuang sampah dimana saja. Bawa sebentar ke Tidung Besar, disana disediakan banyak tempat sampah. thx sob pengertiannya.

kita abis packing berangkat menuju pelabuhannya, kira2 dari TKP jam 12 kurang. Kembali kami melewati jembatan kayu yang cukup panjang dibawah terik matahari, sesampainya di pelabuhan, mengejutkan, kapal sudah tidak ada. Mampus. Deng deng deng denggg…

Selidik punya selidik ternyata ada satu kapal yang direncanakan besok pagi ngangkut penumpang dari muara angke. wah kita naik sini saja lah bersama gerombolan penumpang yang telat juga. *Catatan : ternyata hari sabtu-minggu jadwal sering berubah akibat lonjakan penumpang. Kapal Kalau penuh ya berangkat. Keberangkatan pada hari sabtu-minggu sekitar jam 11. Buat antisipasi, lebih baik pagi2 anda ceck dulu ke pelabuhan untuk menanyakan keberangkatan kapal. Semoga tidak terjadi dengan yang lain ya. Piling debu bener ternyata, hahha.

ya sudahlah, udah di atas kapal ini.

TAPIII, ada yang menyusul parahnya..

Kapal yang kami tumpangi mengalami kerusakan mesin, oalahhh

Rencana Jam 1 berangkat hingga Jam 4 belum berangkat. Lama juga nih.

Ternyata Kapal ini gagal berangkat, karena mesinnya rusak. Tapi Dinas Perhubungan Kepulauan Seribu tidak tinggal diam, beliau mendatangkan kapal dari muara angke untuk mengangkut kita, beberapa kelompok penumpang. Akhirnya jam 5 sore kami berangkat. Namanya laut sore-sore, ombaknya gede ke arah barat daya. Matahari mulai terbenam dan kami masih diperjalanan. Berdoa biar ga terjadi apa2. Kapal kami hampir tabrakan dengan kapal lain akibat kurangnya pencahayaan dari kedua kapal, alhamdulillah tabrakan bisa dihindari, kapten kapal langsung mematikan mesin kapal dan merubah arah laju.

sekitar jam set8, kami tiba di Muara Angke. bisa juga nyampe hari sabtu. langsung kita cabut, biar ga kemaleman di jalan. Melewati pasar ikan, beuhhh baunya, ikan banget, hahha. cari angkot B.01 lalu disambung P.6 hingga pasar Rebo. Berpisah dengan teman2. THX A LOT GUYS. kembali ke rumah masing2 dan tidurrr..

rincian biaya :

Patas 6 : 3.000/org

Angkot B.01 : 4.000/org

Muara Angke-Pulau Tidung : 33.000/org

Sewa Alat Snorkling : 35.000/hari

Kelapa Muda : 7.000/buah (tergantung warungnya juga)

Air 1,5 Liter : 5.000/botol

Makan bawa beras-mie buat menghemat, masak sendiri, lauk lain bisa dibawa asal tahan lama.

Penginapan bawa tenda, lumayan gratisan.

Semoga bermanfaat untuk kita semuaπŸ™‚

mohon diperhatikan catatan (berwarna merah). thx

16 thoughts on “Pulau Tidung”

  1. Wah infonya bagus mas.
    Jadi pengen liburan sm tmn2 ksna tp dngn ongkos murah.hhe

    klo boleh tanya, untk ngcamp dsna udh disediain tmptnya? Apa gmn mas? Oia, bayar ga tuh ngcamp dsna?

    1. kalo camp rumah udah ada, sekitar 350rb per.rumah, tapi kalo weekend usahain udah dbooking sebelumnya, takut penuh.
      kalo saya kemarin itu bawa tenda sendiri biar murah juga, hehe

  2. ohiya, makasihnya saya lupa
    makasih sudah memujiπŸ™‚ hiii

    gratis kalo buat camp tenda, cari tempat yg enak aja.
    saya di tidung kecil campnya, jgn lupa penerangan, ga ada lampu soaleπŸ™‚

  3. oh gituu.
    Sip sip.

    Btw, kmr mandi umum dsna ada gak mas?
    Kn sy rncnya jg mw camp pke tenda, tktnya klo ga ada ribet juga.

    Makasih mas infonyaπŸ˜€

    1. kalo cowok mah toiletnya banyak, hehe
      kalo cewek yang rada ribet ya, kemaren gw juga brangkat ma cewe 2 orang, ya akhirnya mereka menyesuaikan aja, di balik bangunan gt, hehe (maaf)

      di tidung besar, deket pelabuhannya ada toilet. tapi kalo tidung kecil ya itu, yang dijabarin diatas, hehe

      *saya masih kuliah mba, panggil bagus aja, daripada mas, hehe

  4. wah ribet jg yah.hmm
    gak apalah.
    Abs sy blm prnh ksna, jd maklum aj kalo bnyk nnya.hhe

    Okelah makasih ya mas bagus, eh bagus mksdnya.hheheπŸ˜€

  5. Nice, i give two thumbS ^.^99

    salah satu keindahan milik negara Qt, amazing O.O
    That’s so much fun and useful information ;p

    btw,, ni nyimpang dr topik.. gmn cara ngeshare video qt k wordpress?
    trus gmn cra msukin our new picture k wordpress Qt. sperti gmbar p. Tidung diatas??

    ( maklum, bru nyoba otak atik wordpress stlah nyoba otak atik blog di multiply =.= )

  6. pngen bgt ksana,,aku cuma berdua,,klo pergi berdua takut nyasar n takut ga dpet pnginapan,,klo ikut paket-paket liburan gtu kudu 10 org,,nyari tmen kmna,,bingung deh…:(

  7. nice info mas.
    mau tanya kalo di tidung ada jasa penyewaan alat alat snorkling dalam jumlah besar?
    soalnya kami 35 orang mau ke tidung, tapi mau hemat, jadi gamau pake paket. Tapi masih bingung sama keadaan tidung.
    makasih atas bantuannyaπŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s